, ,

Ledakan Bondet di Pasuruan, Tangan DPO Curanmor Putus Berantakan

oleh -709 Dilihat

Ledakan Dahsyat Guncang Pasuruan, Rumah Hancur dan Tangan DPO Curanmor Putus Akibat Bom Bondet

Pasuruan- Kedamaian dini hari di Desa Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, mendadak sirna oleh sebuah ledakan maha dahsyat yang menggelegar dan memecah kesunyian. Sebuah bom bondet (bom rakitan) meledak dan menghancurkan satu rumah warga hingga nyaris rata dengan tanah. Peristiwa mengerikan yang terjadi saat warga terlelap ini tidak hanya meninggalkan kepanikan, tetapi juga korban luka parah yang ternyata merupakan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Ledakan Bondet di Pasuruan, Tangan DPO Curanmor Putus Berantakan
Ledakan Bondet di Pasuruan, Tangan DPO Curanmor Putus Berantakan

Baca Juga :  Truk Sound System Kepul Asap, Karnaval di Prigen Berubah Heboh

Kejadian berlangsung di Dusun Ngepoh, Kecamatan Pasrepan. Kekuatan ledakan tersebut sungguh luar biasa, mengakibatkan bangunan rumah tempat kejadian mengalami kerusakan yang sangat parah. Seluruh struktur bangunan ambrol; atap genting berhamburan, dinding-dinding kayu pecah, dan hanya menyisakan tumpukan puing serta kayu reng yang berserakan. Visual di lokasi lebih mirip reruntuhan daripada sebuah rumah tinggal.

Korban ledakan yang berhasil diidentifikasi adalah Muhammad Mustofa (28). Ia mengalami luka yang sangat kritis akibat amukan ledakan dari jarak sangat dekat. Selain mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, Mustofa juga harus kehilangan tangan kanannya yang putus di bagian pergelangan akibat hantaman daya ledak yang tak terkira.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah, yang langsung turun ke lokasi membenarkan insiden tersebut.

“Korban, Muhammad Mustofa, mengalami luka parah. Terdapat luka bakar di tubuhnya dan yang paling serius, pergelangan tangan kanannya putus,” jelas Adimas di amid reruntuhan, menggambarkan betapa mengerikannya kejadian tersebut.

Yang membuat kasus ini semakin berlapis, korban ledakan, Mustofa, ternyata bukan warga biasa. Kasatreskrim Adimas Firmansyah mengungkapkan bahwa pria berusia 28 tahun itu tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian atas dugaan terlibat dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). “Benar, dia adalah DPO kasus curanmor,” tegas Adimas.

Fakta ini kemudian memunculkan dugaan kuat bahwa bom bondet yang meledak tersebut kemungkinan besar akan digunakan untuk aksi kejahatan.

Polisi sedang menyelidiki apakah Mustofa sedang merakit, menyimpan, atau mempersiapkan bom tersebut untuk suatu tujuan kriminal. Kecurigaan ini diperkuat dengan tindakan keluarga korban yang berusaha menyembunyikan Mustofa di area persawahan sebelum akhirnya ditemukan dan dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr R Soedarsono untuk mendapat perawatan intensif.

Menyikapi insiden berbahaya ini, jajaran kepolisian tidak main-main. Tim Gegana dari Polda Jawa Timur segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses sterilisasi dan penyisiran.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, juga turun langsung meninjau lokasi kejadian. Dalam pernyataannya, Dani menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas peristiwa ini. “Kejadian ledakan ini tentu menjadi perhatian serius bagi kita semua, khususnya masyarakat sekitar.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.